RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)
BIMBINGAN
KLASIKAL
SEMESTER
GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020
|
A
|
Komponen
Layanan
|
Layanan
Dasar
|
|
|
B
|
Bidang
Layanan
|
BK
Pribadi
|
|
|
C
|
Topik
layanan
|
Mengenalkan Fungsi BK di Sekolah
|
|
|
D
|
Fungsi
Layanan
|
Orientasi
|
|
|
E
|
Tujuan
Umum
|
Mengenalkan
kepada peserta didik tentang Bimbingan dan Konseling secara keseluruha
berdasarkan Permendikbud No. 111 Tahun 2014
|
|
|
F
|
Tujuan
Khusus
|
1.
Mengenalkan fungsi dan tujuan dari
pelayanan Bimbingan dan Konseling
2.
Menjelaskan asas dan prinsip layanan
Bimbingan dan Konseling
3.
Menjelaskan bidang dan layanan
Bimbingan dan Konseling
|
|
|
G
|
Sasaran
layanan
|
X
|
|
|
H
|
Materi
layanan
|
Konseling adalah
pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun
kelompok,agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal dalam bidang
pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan belajar, dan
perencanaan karir, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung
berdasarkan norma-norma yang berlaku.
1.
Bidang Pelayanan
Konseling
a.
Pengembangan kehidupan pribadi, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai, dan
mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, sesuai dengan
karakteristik kepribadian dan
kebutuhan dirinya secara realistik.
b.
Pengembangan kehidupan sosial, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik
dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang
sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga, dan warga lingkungan
sosial yang lebih luas.
c.
Pengembangan kegiatan belajar, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik
mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah
dan belajar secara mandiri.
d.
Pengembangan karir, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik
dalam memahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan
karir.
2.
Fungsi Konseling
a.
Pemahaman, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik
memahami diri dan lingkungannya.
b.
Pencegahan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mencegah atau
menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat
perkembangan dirinya.
c.
Pengentasan, yaitu fungsi untuk membantu peserta
didik mengatasi masalah yang dialaminya.
d.
Pemeliharaan
dan pengembangan, yaitu fungsi
untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuh-kembangkan berbagai
potensi dan kondisi positif yang dimilikinya.
e.
Advokasi, yaitu fungsi untuk membantu
peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya kurang
mendapat perhatian.
3.
Prinsip
dan Asas Konseling
a.
Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan, permasalahan yang
dialami peserta didik, program pelayanan,serta tujuan dan pelaksanaan
pelayanan.
b. Asas-asas
konseling meliputi asas kerahasiaan, kesukarelaan, keterbukaan, kegiatan,
kemandirian, kekinian, kedinamisan,keterpaduan kenormatifan, keahlian, alih tangan kasus, dan tut wuri
handayani.
4. Jenis Layanan Konseling
a.
Orientasi, yaitu layanan yang membantu
peserta didik memahami lingkungan baru, terutama lingkungan sekolah/madrasah
dan obyek-obyek yang dipelajari, untuk menyesuaikan diri serta mempermudah
dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru.
b.
Informasi, yaitu layanan yang membantu
peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar,
karir/jabatan, dan pendidikan lanjutan.
c.
Penempatan dan
Penyaluran, yaitu
layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang
tepat di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program
latihan, magang, dan kegiatan ekstra kurikuler.
d.
Penguasaan
Konten, yaitu
layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu, terutama
kompetensi dan atau kebiasaan yang
berguna dalam kehidupan di sekolah, keluarga, dan masyarakat.
e.
Konseling
Perorangan, yaitu
layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya.
f.
Bimbingan
Kelompok, yaitu
layanan yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan
hubungan sosial, kegiatan belajar, karir/jabatan, dan pengambilan keputusan,
serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok.
g.
Konseling
Kelompok, yaitu
layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah
pribadi melalui dinamika kelompok.
h.
Konsultasi, yaitu layanan yang membantu
peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan
cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah
peserta didik.
i.
Mediasi, yaitu layanan yang membantu
peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan
antarpeserta didik.
5.
Kegiatan Pendukung
a.
Aplikasi
Instrumentasi,yaitu kegiatan
mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya, melalui
aplikasi berbagai instrumen, baik tes maupun non-tes.
b.
Himpunan Data, yaitu kegiatan menghimpun data yang
relevan dengan pengembangan peserta didik, yang diselenggarakan secara
berkelanjutan, sistematis, komprehensif, terpadu, dan bersifat rahasia.
c.
Konferensi
Kasus,yaitu
kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang
dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data, kemudahan dan komitmen
bagi terentaskannya masalah peserta didik, yang bersifat terbatas dan
tertutup.
d.
Kunjungan
Rumah,yaitu
kegiatan memperoleh data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah
peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya.
e.
Tampilan
Kepustakaan, yaitu
kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik
dalam pengembangan diri, kemampuan sosial, kegiatan belajar, dan
karir/jabatan.
f.
Alih Tangan
Kasus,yaitu
kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain
sesuai keahlian dan kewenangannya.
6. Format Kegiatan
a.
Individual, yaitu format kegiatan konseling
yang melayani peserta didik secara perorangan.
b.
Kelompok, yaitu format kegiatan konseling
yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok.
c.
Klasikal, yaitu format kegiatan konseling
yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas.
d.
Lapangan, yaitu format kegiatan konseling
e.
yang melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di
luar kelas atau kegiatan lapangan.
f.
Pendekatan Khusus, yaitu format kegiatan konseling yang melayani kepentinganpeserta
didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan
kemudahanuntuk peserta didik.
|
|
|
I
|
Waktu
|
1
pertemuan x 45 menit
|
|
|
J
|
Sumber
|
Buku,
Internet, Surat Kabar, dll
|
|
|
K
|
Metode/
Teknik
|
1.
Ceramah
2.
Tanya Jawab
|
|
|
L
|
Media/Alat
|
1.
Laptop
2.
LCD Proyektor
|
|
|
M
|
Pelaksanaan
|
|
|
|
|
1.
Tahap Awal Pendahuluan
|
||
|
|
a.
|
Pernyataan
Tujuan
|
1.
Guru Bimbingan dan Konseling atau
konselor menyapa
2.
peserta didik dengan kalimat yang
membuat siswa bersemangat.
3.
Pada tahap ini bisa juga diikuti
dengan proses Ice Breaking/ games sederhana.
4.
Guru Bimbingan dan Konseling atau
konselor menyampaikan tentang tujuan tujuan khusus yang akan dicapai
|
|
|
b.
|
Penjelasan
tentang
langkah-langkah
kegiatan
|
Guru
Bimbingan dan Konseling atau Konselor menjelaskan langkah-langkah kegiatan,
tugas dan tanggung jawab peserta didik.
|
|
|
c.
|
Mengarahkan
kegiatan
(konsolidasi)
|
Guru
Bimbingan dan Konseling atau konselor memberikan penjelasan tentang topik
yang akan dibicarakan
|
|
|
d.
|
Tahap
Peralihan (Transisi)
|
Guru
Bimbingan dan Konseling atau konselor menanyakan kesiapan peserta didik
melaksanakan kgeiatan, dan memulai ke tahap inti
|
|
|
2.
Tahap Inti
|
||
|
|
a.
|
Kegiatan
peserta didik
|
Peserta
didik melakukan berbagai kegiatan sesuai langkah-langkah dan tugas serta
tangggung jawab yang telah dijelaskan.
|
|
|
b.
|
Kegiatan
guru
Bimbingan
dan Konseling
|
Guru
Bimbingan dan Konseling atau konselor memberikan materi yang telah disiapkan
|
|
|
3.
Tahap Penutup
|
a.
Guru Bimbingan dan Konseling atau
konselor memberikan penguatan atau
b.
merencanakan tindak lanjut.
|
|
|
O
|
Evaluasi
|
1.
Antusias siswa dalam mengikuti
kegiatan
2.
Menganalisa sejauh mana siswa mau
memanfaatkan peranan
bimbingan
disekolah
|
|
|
P
|
Tindak Lanjut
|
1.
Konseling Individu
2.
Konseling Kelompok
3.
Bimbingan Kelompok
|
|
Lampiran : 1. Materi yang
diberikan disajikan secara lengkap
2.
Lembar kerja peserta didik (kalau ada)
|
Mengetahui,
Kepala SMKN 44 JAKARTA
Sopandi, M.Pd
NIP. 19740218200012104
|
Jakarta, Juli 2019
Guru BK / Konselor
Aryo Luhur Wicaksono, S.Pd
NIP. -
|