Minggu, 15 Maret 2020

Contoh RPL Bimbingan dan Konseling.


RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)
BIMBINGAN KLASIKAL
SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020
A
Komponen Layanan
Layanan Dasar
B
Bidang Layanan
BK Pribadi
C
Topik layanan
Mengenalkan Fungsi BK di Sekolah
D
Fungsi Layanan
Orientasi
E
Tujuan Umum

Mengenalkan kepada peserta didik tentang Bimbingan dan Konseling secara keseluruha berdasarkan Permendikbud No. 111 Tahun 2014
F
Tujuan Khusus
1.         Mengenalkan fungsi dan tujuan dari pelayanan Bimbingan dan Konseling
2.         Menjelaskan asas dan prinsip layanan Bimbingan dan Konseling
3.         Menjelaskan bidang dan layanan Bimbingan dan Konseling
G
Sasaran layanan
X
H
Materi layanan
Konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok,agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan belajar, dan perencanaan karir, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung berdasarkan norma-norma yang berlaku.
1.       Bidang Pelayanan  Konseling
a.         Pengembangan kehidupan pribadi, yaitu bidang pelayanan yang membantu  peserta didik dalam memahami, menilai, dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, sesuai dengan karakteristik  kepribadian dan kebutuhan dirinya secara  realistik.
b.         Pengembangan kehidupan sosial, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga, dan warga lingkungan sosial yang lebih luas.
c.         Pengembangan kegiatan belajar, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri.
d.        Pengembangan karir, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karir.
2.       Fungsi Konseling
a.         Pemahaman, yaitu fungsi untuk membantu peserta   didik    memahami diri dan lingkungannya.
b.         Pencegahan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya.
c.          Pengentasan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya.
d.         Pemeliharaan dan pengembangan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuh-kembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya.
e.         Advokasi, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya kurang mendapat perhatian.
3.       Prinsip dan Asas Konseling
a. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan, permasalahan yang dialami peserta didik, program pelayanan,serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan.
b.      Asas-asas konseling meliputi asas kerahasiaan, kesukarelaan, keterbukaan, kegiatan, kemandirian, kekinian, kedinamisan,keterpaduan kenormatifan,  keahlian, alih tangan kasus, dan tut wuri handayani.
4.       Jenis Layanan Konseling
a.         Orientasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru, terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari, untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru.
b.         Informasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar, karir/jabatan, dan pendidikan lanjutan.
c.         Penempatan dan Penyaluran, yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program latihan, magang, dan kegiatan ekstra kurikuler.
d.         Penguasaan Konten, yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu, terutama kompetensi dan atau kebiasaan  yang berguna dalam kehidupan di sekolah, keluarga, dan masyarakat.
e.         Konseling Perorangan, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya.
f.           Bimbingan Kelompok, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan hubungan sosial, kegiatan belajar, karir/jabatan, dan pengambilan keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok.
g.         Konseling Kelompok, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok.

h.         Konsultasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik.
i.           Mediasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarpeserta didik.
5.       Kegiatan Pendukung

a.         Aplikasi Instrumentasi,yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya, melalui aplikasi berbagai instrumen, baik tes maupun non-tes.

b.         Himpunan Data, yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik, yang diselenggarakan secara berkelanjutan, sistematis, komprehensif, terpadu, dan bersifat rahasia.
c.          Konferensi Kasus,yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik, yang bersifat terbatas dan tertutup.
d.         Kunjungan Rumah,yaitu kegiatan memperoleh data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya.
e.         Tampilan Kepustakaan, yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan diri, kemampuan sosial, kegiatan belajar, dan karir/jabatan.
f.           Alih Tangan Kasus,yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya.
6.       Format Kegiatan
a.         Individual, yaitu format kegiatan konseling yang melayani peserta didik secara perorangan.
b.         Kelompok, yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok.
c.          Klasikal, yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas.
d.         Lapangan, yaitu format kegiatan konseling
e.         yang melayani seorang atau  sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau kegiatan lapangan.
f.           Pendekatan Khusus, yaitu format kegiatan konseling yang melayani kepentinganpeserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahanuntuk peserta didik.
I
Waktu
1  pertemuan x 45 menit
J
Sumber
Buku, Internet, Surat Kabar, dll
K
Metode/ Teknik
1.           Ceramah
2.           Tanya Jawab
L
Media/Alat
1.           Laptop
2.           LCD Proyektor


M
Pelaksanaan


1. Tahap Awal Pendahuluan

a.
Pernyataan Tujuan
1.         Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor menyapa
2.         peserta didik dengan kalimat yang membuat siswa bersemangat.
3.         Pada tahap ini bisa juga diikuti dengan proses Ice Breaking/ games sederhana.
4.         Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor menyampaikan tentang tujuan tujuan khusus yang akan dicapai

b.
Penjelasan tentang
langkah-langkah
kegiatan
Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor menjelaskan langkah-langkah kegiatan, tugas dan tanggung jawab peserta didik.

c.
Mengarahkan kegiatan
(konsolidasi)
Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor memberikan penjelasan tentang topik yang akan dibicarakan

d.
Tahap Peralihan (Transisi)
Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor menanyakan kesiapan peserta didik melaksanakan kgeiatan, dan memulai ke tahap inti

2. Tahap Inti

a.
Kegiatan peserta didik
Peserta didik melakukan berbagai kegiatan sesuai langkah-langkah dan tugas serta tangggung jawab yang telah dijelaskan.

b.
Kegiatan guru
Bimbingan dan Konseling
Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor memberikan materi yang telah disiapkan

3. Tahap Penutup
a.           Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor memberikan penguatan atau
b.           merencanakan tindak lanjut.
O
Evaluasi
1.         Antusias siswa dalam mengikuti kegiatan
2.         Menganalisa sejauh mana siswa mau memanfaatkan peranan
       bimbingan disekolah
P
Tindak Lanjut
1.       Konseling Individu
2.       Konseling Kelompok
3.       Bimbingan Kelompok

Lampiran      :    1. Materi yang diberikan disajikan secara lengkap
            2. Lembar kerja peserta didik (kalau ada)


Mengetahui,
Kepala SMKN 44 JAKARTA




     Sopandi, M.Pd
     NIP. 19740218200012104                                          
Jakarta, Juli 2019

Guru BK / Konselor




Aryo Luhur Wicaksono, S.Pd
                NIP. -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar